RENUNGAN ROHANI   Leave a comment

01. SelinDahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka.Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu.Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.”

Kisah ini saya dengar dari Kiai Madura, D. Zawawi Imran, membuat bulu kuduk saya merinding. Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Alloh swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur: Ia tidak dapat mengandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Alloh. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasululloh saw?

Setelah membaca artikel diatas, ada hal yang bisa saya ambil hikmahnya, kalau boleh sharing diantaranya :

  1. Tidak menyepelekan hal-hal yang kecil, misalnya membaca membaca doa sebelum melakukan sesuatu. Kadang-kadang hal-hal yang dianggap remeh terlewat dari pikiran dan tindakan kita, seperti melakukan doa sebelum makan, doa ketika hendak bepergian dan lainnya.
  2. Berusaha terus menimba ilmu agama walaupun hanya mencari artikel-artikel agama lewat internet, saya merasa masih sedikit sekali ilmu agama yang saya pahami.
  3. Saling mengingatkan dan mengajak kearah kebaikan terutama kepada lingkungan keluarga sendiri

mudah-mudahan artikel diatas bisa meng-inspirasi kita semua untuk berbuat yang jauh lebih baik dari hari ini.

Di kutip dari buku : “Rindu Rosul – Meraih cinta ilahi melalui syafaat Nabi Saw”
hal 31-33

Sumber :
Penulis: Jalaluddin Rakhmat, penerbit: Rosda Bandung, September 2001.

TIPS BELAJAR AGAR TIDAK BOSAN

01.Selingi dengan istirahat
Jika merasa mulai jenuh atau bosan belajar terus menerus, ada baiknya diselingi dengan istirahat. Misalkan setiap belajar 1 jam, istirahatnya sekitar 10 menit. Kita bisa melakukannya sambil keluar dulu dari dlm ruang belajar, ambil minum atau makan makanan kecil, tapi jangan kelupaan balik lagi buat belajar.

02. Atur Ruang Belajar
Kenyamanan ruang belajar juga bisa membuat suasana belajar kita menjadi enak. Jangan sampai ruangan tsb berantakan, rapikan dulu barang-barang yang acak-acakan tersebut, jika sudah rapi akan keliatan lebih luas dan segar.

03. Dengarkan Musik
Ada yang bilang kalo belajar sambil dengerin musik bisa ngebantu kita agar berpikir jernih. Hmm.. boleh dicoba tuch, tapi jangan sampai musik yang diputar adalah jenis musik hingar bingar, malahan ga bisa konsentrasi nantinya. Carilah musik yang lembut, dan kalo bisa musik instrumental (tapi hati-hati, jgn sampai ketiduran lho).

04. Bentuk Kelompok Belajar
Bila kita jenuh belajar sendiri di rumah, ada baiknya jika kita bentuk sebuah kelompok belajar. Karena dengan adanya teman, bisa membantu kita atau memberikan motivasi lebih. Seperti misalnya bisa melakukan tanya-jawab. Cuma kebiasaan kita, apalagi kalo cwe, jika lagi belajar tuch, pasti sambil ngobrol (tau duonk). Makanya jgn sampai keterusan ngobrolnya!

05. Belajar dengan Praktik
Jika belajar hanya dengan membaca (teori) saja, bisa menyebabkan jenuh, cobain dech untuk melakukannya (praktik). Misalnya pelajaran IPA, kita bisa belajar sambil mengamati tumbuh-tumbuhan, hewan atau apapun, dengan demikian kita bisa membuat sebuah acara belajar jadi mengasyikan, sekalian membuktikan kebenaran teori tersebut.

06. Belajar dengan Rutin
Agar kita tidak bosan denga menumpuknya bahan pealajaran yg musti kita hapalin. Makanya setiap diberikan materi dari sekolah, kita musti langsung mempelajarinya kembali di rumah, dengan seringnya kita belajar, maka jika kita akan menghadapai ulangan atau ujian, kita tdk perlu lagi belajar seabreg-abreg (jadikan belajar itu menjadi hal yg menyenangkan) mm.. susah tuch.. hehe.

07. Jadilah seorang Detektif
Detektif?! ini kan belajar bukannya mecahin kasus kejahatan? maksudnya adalah, di dalam belajar, anggaplah pelajaran itu sebagai teka-teki yg musti dipecahkan, atau kasus yg sangat sulit untuk diselesaikan. Kayak detektif Conan gitu, kalo kita berhasil mecahin kasus tsb, berarti kita adalah detektif yang hebat.

Advertisements

Posted June 12, 2011 by blognyaucie in experience

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: